Kamis, 08 Maret 2012

Program Seni Budaya


Menuju Guru Cerdas dan Siswa Berkarakter                                                                             
Renstra Seni Budaya
Pelajaran seni budaya adalah pelajaran yang mencerdaskan dan mencerahkan. Muatan seni yang sifatnya halus membawa dampak terhadap  siswa untuk berbuat yang lebih mulia, kompetitif hingga berdampak pada sukses mata pelajaran yang lain.
Pembelajaran seni budaya disekolah dapat menumbuhkan budi pekerti yang luhur melalui serangkaian kegiatan estetika disekolah.
Respon pemerintah dari Departemen Pendidikan Nasional menjadi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan adalah selaras dengan kondisi yang ada. Harapanya kebudayaan yang Indonesia (berkarakter bangsa) menjadi senjata yang kokoh untuk menyelaraskan hidup di Indonesia melalui pendidikan.
Dan menurut kami pelajaran seni budaya adalah pelopor pendidikan karakter di sekolah. Pertanyaanya adalah sejauhmana implementasi seni budaya dapat mempengaruhi siswa. Sejauhmana peran serta seni budaya dapat mencerahkan warga sekolah melalui aksi-aksi budayanya.
Berawal dari hal tersebut diatas guru-guru seni budaya perlu menggalang persatuan dan kerjasama erat untuk mewujudkan tujuan bersama yaitu menuju guru yang cerdas dan siswa yang berkarakter. Kerjasama yang erat dapat terjalin melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). MGMP Seni Budaya merupakan harapan agar pelajaran seni budaya menjadi pelajaran yang membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi guru dan siswa.
Hal tersebut dapat diwujudkan melalui rencana strategis dan komitmen bersama pengurus didukung seluruh guru seni budaya. Komitmen bersama adalah sejenis kesepakatan untuk melaksanakan program-program MGMP seni budaya kota Semarang.
Aksi Seni Budaya Yang Mencerdaskan
Untuk mewujudkan visi MGMP ke depan yaitu menuju guru yang cerdas dan siswa yang berkarakter, perlu aksi-aksi yang mencerdaskan seiring dengan kithoh seni budaya.
1.Workshop Seni Budaya
Kompetensi  guru meliputi pedagogic, professional,sosial. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu adanya workshop bagi guru seni budaya seiring dengan tuntutan zaman saat ini adalah implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Tentu tidak hanya konsep umum tapi sampai pembuatan administrasi pembelajaran yang standart. Mengingat sampai saat ini belum ada standart yang jelas tentang tatatulis RPP,Promes dll yang berkarakter bangsa.
Sampai saat ini peran serta guru seni budaya terhadap kompetisi ilmiah masih sangat kurang. Oleh karena itu pelatihan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) seni budaya perlu diadakan. Suatu saat diharapkan muncul penelitian tindakan kelas yang dapat menginspirasi sekolah lain dan bermanfaat .
2.Pengembangan Media Pembelajaran
Pengembangan pengetahuan dan teknologi guru seni budaya juga merupakan kebutuhan. Maka kegiatan pembuatan media pembelajaran, pengenalan teknologi seni (software musik)  dan alat peraga pembelajaran perlu mendapat prioritas pada masa yang akan datang, agar pembelajaran seni budaya di kelas menarik, tepat sasaran, menyenangkan dan tercapai tujuan.
Guru seni budaya di Semarang sudah ada kesepakatan beberapa tahun yang lalu bahwa pembelajaran seni budaya dalam evaluasinya praktek, teori mengalir bersama praktek seni budaya. Oleh karena itu perlu petunjuk atau modul praktek seni budaya yang dapat digunakan siswa-siswi sekota Semarang. Pembuatan modul ini  akan dibuat oleh pihak yang berkompeten kerjasama dengan pihak ketiga,dengan konsep simbiosis mutualisme.
3. Kembangkan Seni kreatife
Sebagai bentuk kreativitas guru dan siswa ,MGMP perlu membuat album musik pendidikan Salah. Kita tahu sendiri bagaimana perkembangan musik saat ini, media televisi kurang mengekspos lagu –lagu pendidikan. Anak sekarang cenderung hapal dengan lagu-lagu popular yang rata-rata bertemakan cinta. Hal ini akan berdampak kurang baik terhadap psikologi anak.
Oleh karena itu munculnya album pendidikan adalah bentuk kreativitas guru seni budaya dalam memperjuangkan pendidikan karakter di sekolah. Ada pelajaran yang menarik dalam pembuatan album musik pendidikan tersebut. Karena siswa diajarkan mencipta lagu, mengaransemen, merekam karya, mempromosikan karya, dan banyak pelajaran yang sifatnya contekstual.
Bahkan hasil karya siswa tersebut bisa dibuat program selanjutnya yaitu membuat vedioklip. Dalam proses pembuatan vedio klip melibatkan pelajaran lain. Misalnya bahasa Indonesia, seni rupa, seni tari, seni drama, TIK dan lain-lain. Software pendukung kegiatan tersebut sekarang mudah didapat, bahkan bisa didouwnload secara gratis.
4.Pembelajaran Outdoor
a.Kemah Seni Budaya
Pembelajaran outdoor  dapat mengembalikan kithoh seni budaya, seni budaya dekat dengan alam,seni budaya dekat dengan Tuhan maka belajar di alam raya sudah sewajarnya dan seharusnya. Dari pengembangan konsep ini perlu diadakan kemah seni budaya.
Yaitu sejenis kegiatan perkemahan di alam raya yang diikuti oleh siswa siswi perwakilan sekolah sekota Semarang. Dalam kegiatan tersebut terdapat  aktivitas berkesenian berupa apresiasi dan ekspresi dari seni musik, seni tari, seni  rupa bahkan seni teater. Selain ajang silaturahmi antar sekolah,kegiatan ini merangkum aktivitas dan ekspresi seni disetiap sekolah, dan dapat menginspirasi sekolah yang lain.

b.Rekor Muri seni budaya
Sebagai bentuk aksi spektakuler ,MGMP seni budaya punya mimpi untuk mewujudkan rekor muri. Alternatif yang muncul adalah tari massal yang diikuti ribuan siswa sekota Semarang, bermain rekorder yang diikuti oleh ribuan siswa se kota Semarang atau seni yang lain yang unik dan kolosal.
c.Studi Banding
Bagi guru seni budaya kegiatan menggali ilmu tidak hanya dengan membaca buku atau praktek seni budaya, tapi anjangsana ke sentra-sentra seni atau ke tokoh-tokoh seni lebih bermanfaat dan bermartabat.
5. Melanjutkan, mengisi dan evaluasi
MGMP  seni budaya sekarang tetap melanjutkan program yang telah lalu dan merealisasikan program yang belum terlaksana. Secara rinci dan jelas akan dibuat prota MGMP untuk disosialisasikan ke sekolah-sekolah di kota Semarang, agar selaras,seimbang dan tercapai tujuan.
Pembuatan blog seni budaya segera direalisasikan untuk mempermudah komunikasi dan informasi kepada rekan-rekan guru seni budaya.
MGMP Seni budaya mendukung program seni budaya dari Pemerintah atau pihak lain apabila dipandang mampu.
Optimis
Aksi seni budaya yang mencerdaskan guru dan membentuk siswa berkarakter adalah tanggungjawab bersama. Oleh karena itu kepedulian dari lembaga terkait, sangat diharapkan untuk suksesnya MGMP Seni Budaya. Dukungan semua pihak berupa support dana akan sangat membantu langkah kami (MGMP) seni budaya dalam mewujudkan visi kami yaitu menuju guru yang cerdas dan siswa berkarakter.
Sikap optimis perlu kita tanamkan pada jajaran pengurus MGMP seni budaya, agar punya kekuatan menjadikan mata pelajaran seni budaya sebagai pelopor pendidikan karakter di sekolah.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar